Psychological Well-being pada Anak dengan Orang Tua Bercerai: A Scoping Review

Authors

  • Muty Risky Fitriani Universitas Negeri Padang
  • Lu’lu Kholilah Universitas Negeri Padang
  • Fatiha Zaharani Universitas Negeri Padang
  • Evi Kurnia Ningsih Universitas Negeri Padang

Keywords:

perceraian, anak, kesejahteraan psikologis

Abstract

Perceraian berarti putusnya perkawinan atau berakhirnya hubungan suami istri. Perpisahan salah satu orang tua terhadap anak akibat perceraian akan berdampak bagi anak yaitu psychological well being (psychological well-being) anak terganggu. Seseorang dikatakan baik secara psikologis bila telah mencapai potensi maksimalnya, yang meliputi menerima kekurangan dan segala sesuatunya, menemukan tujuan dalam hidupnya, membina hubungan yang positif dengan orang lain, menjadi mandiri, bertanggung jawab atas lingkungannya, dan terus berkembang secara pribadi. Tujuan  dari  kajian  literatur  ini  untuk mengkaji bagaimana pscyhological well-being pada anak dengan orang tua bercerai dan mengetahui faktor yang mempengaruhi pscyhological well-being pada anak. Metode penelitian ini adalah scoping review dengan sampel 16 artikel nasional dan internasional yang berasal dari database Sage, Semantic Scholar, Google Scholar, ResearchGate, dan Crossref. Hasil penelitian ini menemukan bahwa psychological well being pada anak dengan orang tua bercerai dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik internal maupun eksternal. Konseling spiritual dan pelatihan memaafkan merupakan intervensi yang terbukti efektif dalam meningkatkan psychological well being pada anak yang berasal dari keluarga bercerai.

References

Aulia, P. R., & Prabowo, A. (2023). Psychological well being dan mekanisme pertahanan pada anak dengan orang tua bercerai. Cognicia, 11(2), 125-132. https://doi.org/10.22219/cognicia.v11i2.28512

Azizah, R. N. (2017). DAMPAK PERCERAIAN ORANG TUA TERHADAP PERKEMBANGANPSIKOLOGIS ANAK. Al-Ibrah?: Jurnal Pendidikan Dan Keilmuan Islam, 2(2).

CNBC Indonesia TV. (2024). Wow! KDRT Hingga Masalah “Uang” Bikin Angka Perceraian RI Meroket. CNBC Indonesia. https://www.cnbcindonesia.com/lifestyle/20240820170044-35-564897/wow-kdrt-hingga-masalah-uang-bikin-angka-perceraian-ri-meroket#:~:text=Jakarta%2C CNBC Indonesia- Badan Peradilan,di Indonesia sepanjang tahun 2024.

Dalvi, I., & Hermaleni, T. (2022). Factors Affecting Divorce During The Covid-19 Pandemic Period in Bukittinggi. Psikologia?: Jurnal Psikologi, 5(1), 21–28. https://doi.org/10.21070/psikologia.v5i1.1219

Fisabilillah, S. D., & Agustina, M. T. (2024). Psychological Well – Being Pada Remaja Dari Keluarga Broken Home. Phronesis: Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 12(3), 14–26.

Hamid, H. (2018). Perceraian Dan Penanganannya. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 4(4), 25. https://jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/download/49/40

Hanif, S. I., & Widiasari, A. R. (2024). Peran Spiritualitas dalam Meningkatkan Psychological well being Pada Generasi Z. Jurnal Psikologi Insight, 8(2), 139-146.

Hulu, A. L., Sitepu, C. A., Silalahi, C. W., Butar, G. S. M. B., Marpaung, W., & Mirza, R. (2024). Dinamika Psichological Well-Being Remaja dari Orangtua yang Mengalami Perceraian. JURNAL SOCIAL LIBRARY, 4(1), 31-37. https://doi.org/10.51849/sl.v4i1.201

Kirana, A. M., & Suprapti, V. (2021). Psychological well being dewasa awal yang mengalami riwayat perceraian orang tua di masa remaja. Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental (BRPKM), 1(1), 1003-1014.

Malema, A. A., Msomba, G., & Phillip, F. (2023). Effects of Marital Divorce on Children's Well-being in Iringa Municipality, Tanzania. Asian Research Journal of Arts & Social Sciences, 21(3), 151-162. https://doi.org/10.9734/arjass/2023/v21i3480

Nurhidayah, S., Ekasari, A., Muslimah, A. I., Pramintari, R. D., & Hidayanti, A. (2021). Dukungan sosial, strategi koping terhadap resiliensi serta dampaknya pada psychological well being remaja yang orangtuanya bercerai. Paradigma, 18(1), 60-77. https://doi.org/10.33558/paradigma.v18i1.2674

Nurnaningsih, N., Yuzarion, Y., Purwadi, P., & Hayati, E. N. (2022). Psychological Well-Being of Young Lady from a Broken Home Family in Tana Toraja. Psikostudia: Jurnal Psikologi, 11(1), 125. https://search.crossref.org/?q=psikostudia

Pradana, H. H. (2021). Psychological well being Pada Remaja Dengan Keluarga Broken Home. SINDA: Comprehensive Journal of Islamic Social Studies, 1(3), 198-203. https://doi.org/10.28926/sinda.v1i3.764

Pribadi, B. M., & Ambarwati, K. D. (2023). Psychological Well-Being Pada Remaja Akhir Korban Perceraian Orang Tua Di Kabupaten Pati. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(2), 14889-14901.

Puspitasari, P., Maslihah, S., & Wulandari, A. (2020). Pengaruh Kelekatan Terhadap Psychological well being Yang Dimediasi Oleh Resiliensi Pada Remaja Dengan Orang Tua Bercerai Di Kota Bandung. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.

Ramadhani, T., Djunaedi, D., & Sismiati S., A. (2016). PSYCHOLOGICAL WELL BEING (PSYCHOLOGICAL WELL-BEING) SISWA YANG ORANGTUANYA BERCERAI (Studi Deskriptif yang Dilakukan pada Siswa di SMK Negeri 26 Pembangunan Jakarta). Insight: Jurnal Bimbingan Konseling, 5(1), 108. https://doi.org/10.21009/insight.051.16

Rosita, T., & Safitri, M. T. (2023, December). The Effect of Attachments on the Psychological Well-Being of Adolescents with Divorce Parents. In Proceedings of Siliwangi Annual International Conference on Guidance and Counselling (Vol. 2, No. 1, pp. 77-88).

Safara, M., Khanbabaee, M., & Khanbabaee, M. (2019). Effectiveness of spiritual group counseling on the psychological well-being of girls from divorced families. Health, Spirituality and Medical Ethics, 6(1), 18-24. http://dx.doi.org/10.29252/jhsme.6.1.18

Safitri, M. T., & Kusdiyati, S. (2024, February). Pengaruh Self-Esteem terhadap Psychological Well-Being Siswa SMA dengan Orang Tua Bercerai. In Bandung Conference Series: Psychology Science (Vol. 4, No. 1, pp. 584-589).

Salsabila, A., & Darmawanti, I. (2023). Dynamic of Psyhological Well-Being Early Adults Growing Up in a Broken Home Family. Character Jurnal Penelitian Psikologi, 10(2), 158-167. https://doi.org/10.26740/cjpp.v10i2.53492

Sia, S. K., & Aneesh, A. (2024). Single-parent Adolescents’ Resilience and Psychological Well-being: The Role of Social Competence and Emotion Regulation. Journal of Indian Association for Child and Adolescent Mental Health, 09731342241239441. https://doi.org/10.1177/09731342241239441

Tetha, M., & Fisabilillah, S. D. (2024). Psychological Well-Being pada Remaja dari Keluarga Broken Home. Phronesis: Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 13(1). https://journal.untar.ac.id/index.php/phronesis/article/view/27165

Widiastuti, N., Soeharto, T. N. E. D., & Purnamasari, S. E. Psychological well being pada remaja dengan orangtua bercerai: Dapatkah ditingkatkan dengan pelatihan memaafkan?. https://doi.org/10.30996/persona.v12i2.8216

Downloads

Published

2025-05-28 — Updated on 2026-04-14

Versions